3 ORANG YANG DISENANGI ALLOH DAN 3 ORANG YANG DIBENCI ALLOH

ALLOH SENANG DENGAN ORANG KAYA YANG MAU SHODAQOH APALAGI ORANG MISKIN YANG MAU SHODAQOH.

Orang kaya yang telah mendapat nikmat rizqi berlimpah pastilah harus membantu sesamanya, karena sebagian dari harta yang ia miliki adalah haknya orang miskin dan fakir yang lebih membutuhkan. Golongan kaya yang mau dermawan bahkan dicertakan nanti masuk surga duluan karena kedermawanannya. Tapi siapa sangka ternyata Alloh juga lebih suka kepada hambanya yang sudah miskin, fakir, tapi tetap masih mau shodaqoh. Di tengah keterbatasannya untuk makan saja masih kurang bahkan kadang tidak ada, tapi ia masih mau menyisihkan sedikit rizkinya untuk orang lain yang bahkan masih lebih membutuhkan dari pada dia sendiri.

ALLOH SENANG DENGAN ORANG MISKIN YANG RENDAH HATI DAN TAWADHU’ APALAGI ORANG KAYA YANG RENDAH HATI DAN TAWADHU’.

Kalau ada orang miskin dan ia hidup dengan kerendah hatian, tawadhu’, kesabaran, rasa qanaah, maka ini adalah biasa dan jga luar biasa. ia bisa bersabar dengan kehampaan dalam hidupnya, dan kondisi yang ia jalani membuat ia menjadi orang yang bisa menjalani hidup dengan rasa qanaah. ia tidak pernah mengeluh kepada Alloh atau bahkan mencaciNya. itulah hebatnya orang miskin yang beriman. Dan Alloh juga lebih suka lagi kepada orang berlebih harta, kaya, tapi ia tidak tidak memperlihatkan kekayaannya. Ia tetap menjalani hidup dengan kesederhanaan, tawadhu’ dan tidak sombong dengan kekayaan yan ia miliki.

ALLOH SENANG DENGAN ORANG TUA YANG MAU SHOLAT APALAGI ORANG MUDA YANG RAJIN IBADAH.

Orang tua, sudah lansia, jompo tidak bisa bekerja lagi seperti dulu. Sudah sepatutnyalah jika menjadi pribadi yang sholeh dan taat beribadah. Karena ia sudah tak punya kesibukan sepert masa mudanya. Waktunya sudah longgar sehingga ia punya waktu lebih untuk selalu bermesraan dengan Alloh dalam lantunan dzikir. Alloh sangat menyukai mereka. Tapi jika ada golongan muda yang hari-harinya begitu banyak kesibukan tapi ia masih mau menyempatkan waktunya untuk tetap beribadah kepada Alloh. Ia tidak melupakan Alloh dalam kesibukannya bekerja. Di malam harinya ia bersujud untuk memohon ampunan robbnya. Orang yang seperti ini sangat dicintai Alloh karena ia bisa membuat dunia tidak di hati di ditangan.

ALLOH BENCI PADA ORANG KAYA YANG KIKIR APALAGI ORANG MISKIN YANG KIKIR.

Di tengah masyarakat kita begitu banyak orang kaya. Tapi tidak sedikit yang kikir, tidak mau berderma dengan kekayaannya. Mereka hanya menumpuh harta dan emas. Tetangganya hidup dalam kemiskinan tidak ia pikirkan. Ia berfikir untuk bagaimana terus kaya, sehingga tidak peduli sesama. bahkan jika ada orang  dimeminta ia bentak bagai mengusir ayam di halaman rumah. Alloh benci dan melaknat orang kaya yang seperti ini. Tapi bagaimana dengan orang miskin dan ia juga kikir. ya, secara alami mereka pantas bila kikir, mau dimakan saja tidak ada kok masih dikasihkan orang. Pasti itu jawaban mereka jika ditanya. Tapi Alloh tidak suka jika mereka kikir, maunya Alloh meskipun miskin, tetaplah saling berbagi dalam kemiskinan, karena ada orang yang lebih membutuhkan daripada dia, ingatlah di bawah bumi masih ada bumi lagi.

ALLOH BENCI DENGAN ORANG MISKIN YANG SOMBONG APALAGI ORANG KAYA YANG SOMBONG.

Ditengah tengah kita terkadang kita jumpai orang tidak punya apa-apa tapi ia hidup bagai orang kaya. Dia besar kepala, sombong bahkan terkadang merasa sok bisa dan sampai utang sana sini untuk bisa menyombongkan diri. akhirnya ia hidup dalam kegelisahan untuk terus pamer. Ia tidak mau menerima keadaan, tapi berusaha melawan takdir dengan rasa kesombongan. Alloh membenci orang miskin seperti ini. Apalagi jika ada orang kaya sombong dengan kekayaannya. bukannya ia bersyukur dan membantu sesama, malah ia pamer kekayaan dengan hidup berfoya-foya. Berjalan dengan mendongakkan kepala, ada tetangga yang meminta bantuan dia acuhkan saja. Kekayaannya telah membuat ia semakin jauh dari Alloh.

ALLOH BENCI DENGAN ANAK MUDA YANG TIDAK MAU SHOLAT APALAGI ORANG TUA YANG TIDAK MAU SHOLAT.

Kaum muda yang masih segar bugar badannya, kuat ibadah tapi bukannya menyempatkan diri untuk ibadah ia malah hanya hura-hura. bukannya pergi ke masjid malah ia pergi ke warung dan arena judi, bukannya untuk ngaji tapi berlama-lama di depan televisi. Alloh sangat membenci anak muda seperti ini. Apalagi jika ada orang tua yang sudah waktunya mendekatkan diri pada Alloh tapi ia msih seperti masa mudanya jauh dari Alloh. Umurnya tinggal menghitung hari saja di dunia, tapi ia tak mau sadar. Dia masih memikirkan dunia saja, kerja, hura-hura. Akhirat ia lupakan begitu saja. Alloh lebih membenci mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s